Hal menarik dalam pelaksanaan upacara tahun ini adalah penampilan para pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara.
Ia menambahkan, keberagaman busana adat tersebut menghadirkan suasana yang semarak sekaligus menjadi simbol nyata kekayaan budaya Indonesia dan pentingnya menjaga kebinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Penggunaan pakaian adat tersebut juga mencerminkan pesan bahwa perbedaan suku, budaya, dan tradisi bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang memperkokoh identitas bangsa. Nilai-nilai persatuan inilah yang menjadi ruh peringatan Hari Sumpah Pemuda dan perlu terus diwariskan kepada generasi mendatang.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap semangat patriotisme, empati, dan persatuan semakin tumbuh di kalangan pemuda maupun seluruh lapisan masyarakat.
Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi tampil sebagai pelopor, penggerak, dan mitra strategis pemerintah dalam menciptakan berbagai terobosan demi kemajuan daerah.
Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan Kabupaten Pelalawan dan Indonesia pada umumnya membutuhkan keterlibatan seluruh generasi, terutama pemuda yang memiliki semangat, kreativitas, dan keberanian untuk berinovasi.
Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari perkuat persatuan, rawat keberagaman, dan bersama-sama berkarya untuk Indonesia serta Kabupaten Pelalawan yang semakin maju.(Zt)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan