Palembang,
Ia menegaskan, penghargaan bagi unit pelayanan publik terbaik bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan penghargaan bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Pesan tersebut disampaikan Ratu Dewa saat penyerahan Penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Tingkat Kota Palembang Tahun 2026 di Ruang Parameswara, Sekretariat Daerah Kota Palembang, Selasa (20/10/2026).
Mengusung tema “Bersama Membangun Pelayanan Publik yang Lebih Baik”, kegiatan ini menjadi apresiasi terhadap organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, puskesmas, unit pelaksana teknis daerah (UPTD), serta satuan pendidikan yang dinilai memiliki kinerja pelayanan terbaik.
“Penghargaan ini harus menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat dipersulit atau harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pelayanan yang menjadi hak mereka,” tegas Ratu Dewa.
Ia menjelaskan, penetapan penerima penghargaan dilakukan berdasarkan hasil penilaian tim independen.
Oleh karena itu, hasil evaluasi tersebut harus menjadi bahan introspeksi sekaligus acuan bagi setiap unit pelayanan untuk memperbaiki kekurangan dan mempertahankan capaian yang telah dicapai.
Menurut Ratu Dewa, pelayanan publik yang baik harus mengedepankan prinsip responsif, transparan, dan akuntabel. Aparatur terutama yang bertugas langsung melayani masyarakat, dituntut bekerja secara profesional, ramah, dan memberikan kemudahan dalam setiap proses pelayanan.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada aparatur yang sengaja menunda pekerjaan maupun memperpanjang proses birokrasi tanpa alasan yang jelas.
Kebutuhan Masyarakat Harus Jadi Prioritas
Ratu Dewa tekanan, harapan masyarakat terhadap pemerintah tidak hanya terbatas pada pelayanan administrasi, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan mendasar dalam kehidupan sehari-hari.
Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, terbukanya kesempatan kerja bagi lulusan perguruan tinggi, stabilitas harga kebutuhan pokok, kenyamanan sarana ibadah, hingga akses layanan kesehatan dan pendidikan yang terjangkau.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan