Dalam kesempatan tersebut, sejumlah agenda di Kota Bogor pada bulan November mendatang juga menjadi bagian dari pembahasan.

 

Dedie Rachim menyampaikan, terdapat beberapa kegiatan yang akan berlangsung di Kota Bogor, di antaranya peresmian trase baru Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis dan penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.

 

“Bulan November nanti ada beberapa agenda di Kota Bogor, di antaranya peresmian jalan trase baru Saleh Danasasmita, Batutulis dan penutupan Porprov. Agenda tersebut juga akan dirangkai dengan rapat koordinasi untuk membahas rencana program BRT Provinsi,” ujar Dedie Rachim.

 

Menurutnya, rencana Bus Rapid Transit (BRT) Provinsi menjadi salah satu pembahasan penting, karena konsepnya diarahkan untuk memperkuat konektivitas transportasi antardaerah. Rencana tersebut mencakup konektivitas wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor hingga Kota Depok, serta wilayah lain yang akan menjadi bagian dari pengembangan jaringan transportasi umum di Jawa Barat.

 

“Rencana BRT ini diharapkan dapat menghubungkan Kabupaten Bogor, Kota Bogor, sampai Depok, di samping wilayah lainnya. Oleh karena itu, koordinasi antardaerah menjadi penting agar perencanaannya dapat berjalan terintegrasi,” katanya.

 

Pemkot Bogor, lanjut Dedie Rachim, akan terus mengikuti pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah lainnya untuk memastikan berbagai program lintas wilayah dapat diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat.

 

Koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang terintegrasi, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan tenaga kerja, perpajakan maupun transportasi.(Red)