Materi tersebut mencakup penerapan praktik produksi yang baik, standar sanitasi, hingga pengendalian potensi bahaya dalam proses pengolahan pangan.

PT Darma Mulia Makmur diketahui berdiri sejak 2022 dan bergerak di bidang pengolahan cephalopoda beku, khususnya cumi dan sotong. Produk yang dihasilkan dipasarkan ke Jepang untuk memenuhi kebutuhan industri kuliner, termasuk bahan baku olahan sashimi.

Permintaan dari pasar Jepang terhadap produk tersebut menjadi peluang bagi pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Bogor. Namun, untuk mempertahankan akses pasar ekspor, pelaku usaha dituntut menjaga konsistensi kualitas serta memenuhi standar higiene, sanitasi dan keamanan pangan.

Penerapan GMP, SSOP dan HACCP dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga mutu produk sekaligus meningkatkan daya saing produk perikanan daerah di pasar internasional.

Keberhasilan produk perikanan dari Caringin menembus pasar Jepang menjadi salah satu gambaran bahwa potensi sektor perikanan Kabupaten Bogor dapat dikembangkan lebih luas, sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di daerah.(Fi)