“Kompetisi ini menjadi ruang untuk mengukur hasil latihan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus menempa mental para atlet pelajar. Para atlet harus memanfaatkan kemampuan terbaik sekaligus membangun disiplin, ketangguhan dan sportivitas,” ujarnya.

Ia mengapresiasi Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, KONI DKI Jakarta, pengurus cabang olahraga, pelatih, ofisial, wasit, serta para orang tua yang mendukung pembinaan atlet pelajar. Ia mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga DKI untuk mempersiapkan atlet Jakarta agar bisa menjadi juara umum PON 2028.

“Kepada anak-anakku sekalian, bertandinglah secara fair, jujur, adil, dan ksatria. Jadilah atlet yang disiplin, tangguh, mempunyai talenta, dan menghargai lawan,” pesannya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan POPPROV bertujuan mengukur hasil pembinaan atlet pelajar di masing-masing wilayah, menambah pengalaman bertanding, sekaligus mempererat silaturahmi antara atlet dan pelatih.

“POPPROV DKI Jakarta 2026 turut mendapat dukungan PT Jaya Ancol. Sebagai apresiasi, kontingen yang meraih juara umum pertama akan mendapatkan hadiah berupa tiket gratis masuk Ancol dan Dufan,” jelas Andri.(Li)