Ia menilai, capaian KDMP Cipelang menunjukkan bahwa koperasi desa tidak hanya memiliki peran dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mengatasi persoalan lingkungan.

 

“Ini menunjukkan bahwa koperasi desa bisa bergerak tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga ikut menyelesaikan persoalan lingkungan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua KDMP Cipelang sekaligus Ketua Harian Forum KDMP Kabupaten Bogor, Rita Puspita Sari, mengatakan KDMP Cipelang telah dua kali mendapat kesempatan menjadi percontohan di tingkat nasional.

 

“Kali ini khusus untuk pengelolaan limbah sampah. KDMP Cipelang terpilih menjadi salah satu dari dua KDMP se-Indonesia yang menjadi percontohan pengelolaan limbah sampah. Satu lainnya berasal dari Kabupaten Bandung,” ujar Rita.

 

Sebelumnya, KDMP Cipelang juga mendapat kesempatan mengikuti kegiatan bersama Kementerian Koperasi di Gelora Bung Karno (GBK). Rita berharap inovasi pengelolaan sampah yang dilakukan KDMP Cipelang dapat dikembangkan oleh koperasi desa lainnya, khususnya di Kabupaten Bogor maupun di berbagai daerah di Indonesia.

 

“Harapan saya, program pengolahan sampah ini bisa menjadi percontohan bagi KDMP di seluruh Indonesia sesuai dengan harapan Kementerian Koperasi dan Kementerian Lingkungan Hidup,” ujarnya.

 

Ia juga mendorong seluruh pengurus KDMP di Kabupaten Bogor untuk terus berinovasi dan tidak hanya mengandalkan dukungan pembiayaan dari pemerintah.

 

“Untuk teman-teman pengurus KDMP, pesan saya tetap semangat, terus berjuang, terus berinovasi, dan jangan berhenti mencari serta membangun kemitraan,” tandasnya.

 

Rita berharap keberadaan KDMP Cipelang dapat menjadi bukti bahwa program koperasi desa mampu berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Saya ingin membuktikan bahwa program yang ditanamkan oleh Bapak Presiden di seluruh Indonesia ini sangat bagus dan bisa berhasil. Harus ada salah satu KDMP yang benar-benar sudah berjalan dan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat sebagai bukti bahwa program tersebut sudah tepat diterapkan di desa-desa seluruh Indonesia,” pungkasnya.(Fi)