Jakarta,Pilarbangsa.com – Bulan Agustus ini, suasana di lingkungan kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terlihat lebih meriah, nampak Gedung Graha Pemuda dihiasi dan dipercantik dengan menambahkan ornamen besar berwarna merah-putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Kemeriahan Agustusan juga nampak dari berbagai macam kegiatan, mulai pagi hari seluruh pegawai ikut serta dalam lomba olahraga tradisional, ada tarik tambang, balap karung, jalan terompah panjang, futsal sarung, basket, voli, bulutangkis dan sebagainya.
Ada pula lomba desain, lomba cerdas cermat, lomba azan dan lainnya. Kemeriahan ini menjadi bagian dari perayaan HUT RI yang mengusung tema ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’.
Kegiatan tersebut bukan ajang untuk mencari pemenang. Melainkan menjalin dan mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, serta berinteraksi dalam suasana yang lebih santai memupuk rasa kekompakan dan persatuan.
Jika biasanya para pegawai hanya bertemu dalam ruang rapat untuk membahas pekerjaan, kali ini mereka bertemu di arena perlombaan. Ada yang menunjukkan kreativitas melalui desain, ada yang adu ketangkasan dalam olahraga tradisional, dan ada pula yang menunjukkan kemampuan di lapangan basket, voli, bulutangkis, dan sebagainya.
Agi Maulana, pegawai Kemenpora mengaku antusias menyambut dan mengikuti perlombaan tradisional, khususnya balap karung. Menurutnya, kegiatan itu menjadi kesempatan untuk bertemu dan berkumpul bersama rekan-rekan kerja di luar rutinitas pekerjaan.
“Saya semangat ikut lomba tradisional, terutama balap karung, karena bisa bertemu dengan teman-teman dan untuk kebersamaan juga. Lagian, kegiatan seperti ini kan cuma ada satu kali dalam setahun, jadi sayang kalau dilewatkan,” ujar Agi saat berbincang di lapangan Kantor Kemenpora, Selasa (11/8).
Bagi Agi, keseruan perlombaan bukan hanya soal menang atau kalah. Momen berkumpul bersama rekan kerja justru menjadi hal yang paling berkesan. Semangat serupa juga terlihat dari antusiasme para pegawai yang mengikuti berbagai perlombaan yang telah disiapkan panitia.
Salah satu panitia perlombaan, Andi Pariza Cakradinata, mengatakan kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh pegawai di lingkungan Kemenpora.
“Perlombaan ini bisa diikuti oleh semua pegawai di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Karena itu, kami melihat antusiasme pegawai cukup tinggi untuk mengikuti berbagai perlombaan yang sudah disiapkan oleh panitia,” kata Andi.
Menurutnya, keterlibatan pegawai dari berbagai unit kerja menjadi salah satu hal yang membuat kegiatan semakin meriah. Para pegawai tidak hanya bertemu dalam urusan pekerjaan, tetapi juga dapat saling berinteraksi melalui kegiatan yang lebih informal.
“Semoga kegiatan ini bisa menambah kebersamaan dan keakraban karyawan yang ada di Kementerian Pemuda dan Olahraga,” ujarnya.
Suasana kompetisi memang terasa selama perlombaan berlangsung. Namun, semangat sportivitas dan kebersamaan menjadi hal yang lebih utama. Kegiatan olahraga juga menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut. Selain menghadirkan keseruan, aktivitas fisik menjadi momentum untuk mengajak para pegawai tetap aktif dan bugar.
Perayaan HUT ke-81 RI di Kemenpora pun menjadi pengingat bahwa membangun lingkungan kerja yang solid tidak selalu harus dilakukan melalui rapat atau agenda formal. Terkadang, kebersamaan justru tumbuh dari hal sederhana seperti tertawa bersama, saling menyemangati, berkompetisi secara sehat, dan menikmati waktu bersama rekan kerja.
Dari suasana yang lebih akrab tersebut, diharapkan komunikasi dan kolaborasi antarkaryawan juga semakin kuat dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Semarak HUT ke-81 RI akhirnya bukan hanya menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga menjadi kesempatan bagi keluarga besar Kemenpora untuk mempererat kebersamaan dalam semangat ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’.(Li)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan