Sebagai bentuk komitmen dalam menjamin keberlangsungan pendidikan peserta didik, lanjutnya, Pemerintah Kota Bandung telah membeli lahan seluas kurang lebih 4.000 meter persegi di Kelurahan Cibaduyut Kidul, Kecamatan Bojongloa Kidul sebagai lokasi relokasi SDN 026 Bojongloa.
“Lahan tersebut telah dibeli pada tahun 2025 dan Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan gedung sekolah pada tahun 2026,” ungkapnya.
Namun demikian, lanjutnya, proses pembangunan hingga saat ini mengalami kendala karena terdapat penolakan dari sebagian warga di sekitar lokasi pembangunan.
Dinas Pendidikan beserta jajaran kewilayahan serta unsur terkait terus melakukan pendekatan secara persuasif bersama berbagai pihak agar pembangunan sekolah relokasi dapat segera terlaksana tanpa kendala.
“lokasinya lebih besar dari SDN 026 Bojongloa saat ini, mengingat Kecamatan Bojongloa Kidul memiliki jumlah anak usia sekolah dasar yang cukup tinggi,” jelasnya.
Hingga saat ini, tercatat ada 1.469 anak pada tahun 2027 yang harus melanjutkan Pendidikan ke jenjang SD. Namun kuota yang tersedia hanya 1.154 kursi baik di SD negeri maupun Swasta pada wilayah kecamatan Bojongloa Kidul tersebut. Sehingga masih kekurangan kuota sebanyak kurang lebih 300 peserta didik. Kondisi tersebut pun telah memaksimalkan fungsi Sekolah negeri dengan pola pembelajaran 2 sif.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandung memohon dukungan, doa, dan partisipasi seluruh masyarakat agar pembangunan sekolah relokasi SDN 026 Bojongloa dapat segera terlaksana sesuai dengan rencana.(Fi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan