SEMARANG,Pilarbangsa.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen terus mendorong percepatan Sensus Ekonomi 2026 di wilayahnya. Saat ini pendataan sudah mencapai 81 persen.
Pihaknya siap memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/ kota, agar target pendataan dapat diselesaikan sebelum masa sensus berakhir.
“Kita kolaborasikan lagi, kita pahamkan kepada para pengusaha, masyarakat, termasuk penghuni apartemen. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap untuk itu,” kata Taj Yasin, dalam Rapat Koordinasi Daerah Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (6/8/2026).
Ditambahkan, pemerintah daerah akan memetakan kembali perusahaan maupun kawasan industri yang belum seluruhnya terdata, agar dapat dilakukan pendekatan secara lebih intensif.
Menurut Taj Yasin, kawasan industri di Kendal dan Batang telah mencatat pendataan 100 persen, sehingga pola koordinasi di wilayah tersebut diharapkan dapat diterapkan di daerah lain yang masih tertinggal.
“Kita petakan kembali perusahaan dan kawasan industri yang belum tercapai, agar dalam sisa waktu tiga minggu ini Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah benar-benar bisa dituntaskan,” ujarnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Kota Semarang masih menjadi daerah yang membutuhkan percepatan, karena memiliki jumlah pelaku usaha terbesar di Jawa Tengah. Hingga saat ini capaian pendataannya sekitar 71 %. Sedangkan capaian tertinggi diraih Kabupaten Banjarnegara, dengan 92 %.
Wakil Kepala BPS Pusat, Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi kuat antara BPS, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta pemerintah kabupaten dan kota.
Dia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah beserta seluruh pemerintah kabupaten dan kota, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan