Jakarta,Pilarbangsa.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan sambutan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Competition Color of Jakarta (COJ) 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (7/7).
Kompetisi tahunan bertema “Proud to be Jakartans” ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, COJ 2026 menghadirkan inovasi dengan melombakan dua medium visual sekaligus, yaitu fotografi dan video, termasuk karya yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan COJ. Menurutnya, karya visual dari sudut pandang warga mampu menampilkan wajah Jakarta yang terus berkembang menuju kota global.
“Saya memang menginginkan Jakarta lebih colorful, lebih berwarna, dan lebih beragam. Perbedaan serta keberagaman visual itu menunjukkan Jakarta terus berkembang. Kegiatan yang memotret berbagai aktivitas penuh warna di Jakarta ini mendapat dukungan penuh dari kami,” ujarnya.
Gubernur Pramono menegaskan, karya-karya visual tersebut menjadi dokumentasi berbagai lompatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD Provinsi DKI Jakarta dalam satu tahun terakhir.
Ia berharap, ke depan, COJ dapat mengabadikan pembangunan Jakarta seperti peningkatan akses transportasi publik menuju Jakarta International Stadium (JIS), pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras, serta pengembangan integrasi enam moda transportasi melalui pedestrian deck Dukuh Atas.
“Sekarang Jakarta membandingkan dirinya dengan kota-kota global, bukan lagi dengan kota lain di Indonesia. Saat ini, Jakarta berada di peringkat ke-71 dari 156 kota global dunia. Bahkan, dalam penilaian ibu kota negara di dunia, Jakarta menempati peringkat ke-53 dari 100 ibu kota, lebih baik daripada Washington D.C. dan Abu Dhabi,” tambahnya.
Menyambut usia Jakarta yang akan memasuki lima abad pada tahun depan, Gubernur Pramono mengumumkan rencana menggratiskan layanan transportasi publik dan akses ke sejumlah destinasi wisata unggulan selama lima hari bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program tersebut merupakan pengembangan dari kebijakan transportasi gratis selama tiga hari pada peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Merespons usulan Ketua Dewan Juri, Darwis Triadi, Gubernur Pramono menyetujui perluasan kepesertaan COJ tahun depan dengan melibatkan pelajar tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Suhud Alynudin, mengapresiasi penyelenggaraan COJ 2026. Ia menyebut ajang ini menjadi sarana penting untuk melibatkan masyarakat dalam membangun narasi sekaligus mengawal pembangunan Jakarta.
“Pembangunan Jakarta tidak boleh hanya menjadi domain pemerintah atau legislatif. Menuju lima abad Jakarta, pembangunan harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
Kegiatan ini sangat baik untuk membangun kesadaran (awareness) dan mendorong partisipasi publik sehingga masyarakat memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat terhadap Jakarta,” urai Suhud.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, melaporkan tingginya partisipasi masyarakat dalam COJ 2026.
Sebanyak 5.646 karya foto dari 894 peserta masuk dalam lima kategori, yaitu Jakarta Humanis, Jakarta Berbudaya, Jakarta Kontemporer, Jakarta Pesta, dan Jakarta Berseri. Adapun kompetisi video diikuti 149 peserta dengan total 172 karya yang terbagi dalam kategori landscape, vertikal, dan AI.
“Antusiasme tersebut menunjukkan semakin banyak warga yang bangga menjadi bagian dari Jakarta. Jakarta sedang bergerak menuju usia lima abad dan terus bertransformasi menjadi kota global yang tetap berakar pada budaya serta identitasnya.
Perjalanan Jakarta tidak hanya dibangun melalui infrastruktur fisik, tetapi juga melalui cerita, perspektif, dan karya-karya kreatif yang merekam wajah kota dari sudut pandang warganya sendiri,” ungkap Marulina.
Sebagai bentuk keberlanjutan, Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta akan mendokumentasikan karya-karya terbaik para nominator dan pemenang dalam sebuah buku arsip visual serta cenderamata resmi Pemprov DKI Jakarta. Keduanya ditargetkan terbit pada Agustus 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(Li)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan