Menurut Rico Waas, pengelolaan sampah harus berorientasi pada pengurangan volume sejak dari sumbernya sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas lingkungan.
Mengangkat tema “Dari Komitmen ke Aksi: Tangguh untuk Mempercepat Penurunan Emisi di Indonesia”, Rico Waas mengajak seluruh peserta tidak berhenti pada diskusi dan komitmen semata.
“Kita pulang ke kota masing-masing harus membawa aksi nyata. Jangan hanya berbicara di ruang ini, tetapi wujudkan komitmen itu menjadi program yang benar-benar dirasakan masyarakat,” pesannya.
Forum Lingkungan Hidup kemudian secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim APEKSI, Illiza Sa’aduddin Djamal.
Dalam sambutannya, Illiza mengapresiasi Pemko Medan sebagai tuan rumah Rakernas APEKSI sekaligus penyelenggara Forum Lingkungan Hidup. Ia juga memuji kepemimpinan Rico Waas yang dinilainya mulai menghadirkan perubahan bagi Kota Medan.
“Saya masuk ke Kota Medan sudah terasa perubahan tangan anak muda memimpin Kota Medan saat ini. Insya Allah ke depan Kota Medan akan menjadi kota yang tangguh, kota yang hijau, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya.
Illiza menilai tema forum sangat relevan dengan kondisi saat ini karena dampak perubahan iklim sudah dirasakan di berbagai daerah, mulai dari cuaca yang semakin tidak menentu, banjir, kekeringan, gelombang panas, hingga abrasi pantai.
Menurutnya, kota-kota di Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam menghadapi krisis iklim, melainkan harus menjadi pelaku utama melalui kebijakan yang konkret.
Ia juga menekankan bahwa persoalan sampah menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus segera diatasi. Kota yang bersih, katanya, bukanlah kota yang rajin dibersihkan, melainkan kota yang mampu mengendalikan sumber sampahnya melalui perubahan perilaku masyarakat, pemilahan sampah, serta optimalisasi bank sampah.
Forum Lingkungan Hidup ini turut dihadiri Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup Ir. Ari Sudijanto, M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Elfi Marfianti, serta para kepala dinas lingkungan hidup dan perwakilan pemerintah kota dari seluruh Indonesia.(Mp)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan