PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai landasan dalam membangun daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan akhlak, keimanan, dan kualitas sumber daya manusia.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Dewi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Iman, Kampung Kaung Caang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (1/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dewi didampingi Plt. Kabag Kesra Ratu Tanti Darmiasih dan Camat Cadasari Wawan Ruswandi. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri para ulama, pimpinan pondok pesantren, pimpinan majelis taklim, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dewi mengatakan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak, kepemimpinan, dan nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan.

“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, marilah kita jadikan keteladanan Rasulullah sebagai kekuatan untuk membangun Kabupaten Pandeglang yang kita cintai,” ujar Dewi.

Ia menyampaikan, Pandeglang yang dikenal sebagai kota santri dan kota religi memiliki kekuatan sosial dan keagamaan yang perlu terus dipelihara. Nilai-nilai keislaman tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, harmonis, dan menjunjung tinggi moralitas.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan infrastruktur. Pembangunan manusia melalui penguatan karakter, akhlak, dan keimanan juga harus menjadi perhatian utama.

“Kami meyakini pembangunan tidak hanya cukup dengan infrastruktur saja. Pembangunan manusia juga tidak kalah penting. Ke depan, kita harus membangun akhlak, membangun keimanan, dan membangun peradaban,” katanya.

Dewi berharap keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan sumber daya manusia dapat membawa Kabupaten Pandeglang semakin maju tanpa meninggalkan nilai-nilai religius yang selama ini menjadi karakter masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para ulama, kyai, ustaz dan ustazah, pimpinan pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta masyarakat yang selama ini turut menjaga kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Pandeglang.