PEKANBARU,Pilarbangsa.com – Harmoni budaya Melayu mewarnai Gala Dinner Green Cities Mayors Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9 yang digelar di Rumah Singgah Tuan Kadi, Rabu (5/8/2026). Lebih dari sekedar jamuan makan malam, kegiatan ini menjadi ruang diplomasi daerah yang mempererat persahabatan antardelegasi sekaligus memperkuat komitmen kerja sama antarkota di kawasan Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Suasana hangat terasa sejak para tamu disambut dengan pertunjukan seni tradisional Melayu dan sajian kuliner khas Riau. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya Bumi Lancang Kuning, tetapi juga membangun komunikasi yang lebih akrab guna memperluas jejaring kolaborasi dalam mendukung pembangunan kawasan yang berkelanjutan.
Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D mengatakan, Gala Dinner menjadi pelengkap forum resmi GCMC IMT-GT yang memberi ruang bagi para delegasi untuk membangun hubungan secara lebih dekat. Menurutnya, komunikasi yang terjalin dalam suasana informal kerap melahirkan kepercayaan dan membuka peluang kerja yang sama yang lebih luas.
“Pemerintah Provinsi Riau merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah bagi para delegasi GCMC IMT-GT ke-9. Melalui Gala Dinner ini, kami ingin menghadirkan suasana kekeluargaan sehingga hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas forum pertemuan, tetapi juga menjadi persahabatan yang berkelanjutan,” ujar Helmi D.
Ia menjelaskan, dipilihnya Rumah Singgah Tuan Kadi sebagai lokasi kegiatan merupakan upaya memperkenalkan warisan sejarah dan budaya Melayu kepada para tamu dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Menurutnya, diplomasi budaya menjadi salah satu cara efektif untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkenalkan potensi Provinsi Riau kepada dunia.
“Forum seperti ini memberikan kesempatan kepada para delegasi untuk saling mengenal lebih dekat di luar agenda resmi. Kami berharap suasana kebersamaan yang terjalin malam ini semakin memperkuat komitmen seluruh anggota GCMC IMT-GT dalam menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan penyelenggaraan Gala Dinner menjadi kesempatan memperkenalkan karakter masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai kasih sayang, persaudaraan, dan penghormatan kepada tamu. Menurutnya, suasana yang dibangun pada malam tersebut diharapkan meninggalkan kesan mendalam sekaligus memperkuat posisi Pekanbaru dalam jejaring kerja yang sama kawasan.
“Malam ini kami tidak hanya menyambut para delegasi dengan jamuan makan malam, tetapi juga memperkenalkan jati diri masyarakat Melayu yang kaya akan adat, budaya, dan nilai-nilai kebersamaan. Semoga setiap tamu membawa pulang pengalaman yang berkesan tentang Pekanbaru dan Provinsi Riau,” tuturnya.
Agung menambahkan, hubungan yang kuat tidak hanya dibangun melalui forum resmi, tetapi juga lahir dari komunikasi yang terbuka dan saling menghargai. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pekanbaru mendukung penyelenggaraan forum internasional sebagai wadah pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam mewujudkan kota yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan.
“Kami percaya hubungan yang baik selalu diawali dengan saling mengenal dan saling menghargai. Melalui kebersamaan malam ini, kami berharap terbangun jejaring yang semakin kuat, sehingga berbagai gagasan dan inovasi yang lahir dari forum GCMC IMT-GT dapat diwujudkan menjadi kerja sama nyata bagi kemajuan kawasan Indonesia, Malaysia, dan Thailand,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan