Medan,Pilarbangsa.com – Bersama Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas melakukan peninjauan langsung ke Stadion Teladan Medan, Selasa (31/3/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan percepatan pengerjaan pembangunan stadion legendaris tersebut agar siap digunakan sebagai salah satu venue Piala AFF U-19 2026 mendatang.
Begitu tiba dilokasi Rico Waas dan Bobby Nasution didampingi Satker PPS Sumut, Kurniawan meninjau fisik dan infrastruktur termasuk rumput stadion Teladan.
Dalam keterangannya, Rico Waas menyampaikan bahwa peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan sinergi antara pendanaan dari APBN dan APBD berjalan optimal.
“Pak Gubernur memberikan atensi khusus, termasuk untuk percepatan pekerjaan dan kesiapan stadion agar bisa digunakan pada ajang Piala AFF U- 19, Kami berkomitmen menyelesaikan sesuai tenggat waktu,” ujar Rico Waas.
Ditambahkan Rico Waas, saat ini progres pembangunan telah memasuki tahap finishing. Pemerintah menargetkan stadion dapat rampung pada pertengahan Mei 2026 agar siap digunakan untuk pertandingan internasional.
Untuk mempercepat penyelesaian, Pemko Medan juga mempertimbangkan penambahan tenaga kerja. Saat ini jumlah pekerja masih sekitar 120 orang, namun dinilai perlu ditingkatkan hingga 300 orang agar pekerjaan dapat dikejar tepat waktu.
Sementara itu, Gubsu, Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa kesiapan Stadion Teladan menjadi bagian penting dari tiga venue yang disiapkan di Sumatera Utara, selain stadion utama Sumatera Utara di Deli Serdang dan Stadion Mini Pancing.
Menurut Bobby, progres pekerjaan yang bersumber dari APBN hampir selesai, dengan sisa sekitar 2 persen pada tahap pertama. Sedangkan tahap kedua berjalan tanpa deviasi. Ia menilai kendala utama saat ini hanya pada jumlah tenaga kerja.
“Secara teknis tidak ada masalah. Lampu sudah tersedia, material sudah lengkap, tinggal manpower saja. Kalau perlu ditambah menjadi tiga shift agar lebih cepat selesai,” jelas Bobby.
Selain itu, Bobby juga memastikan kualitas rumput stadion dalam kondisi baik, meskipun perlu perawatan intensif agar mencapai standar pertandingan internasional. Ia bahkan menginstruksikan penyiraman rutin untuk menjaga kualitas lapangan.
Bobby pun optimistis Stadion Teladan dapat selesai tepat waktu, namun pihaknya tetap menyiapkan alternatif. Jika Stadion Teladan mengalami kendala, Stadion Mini Pancing telah disiapkan sebagai opsi alternatif, mendampingi Stadion Utama Sumatera Utara di Deli Serdang yang sudah dinyatakan siap.
“Intinya ini adalah sinergi antara APBN dan APBD. Kami ingin semua fasilitas siap tepat waktu demi kesuksesan piala AFF di Sumatera Utara,” pungkas Bobby.(Mp)
Baca Juga Revitalisasi RSUD Dr. Pirngadi Medan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembenahan tata kelola dan manajemen rumah sakit. Hal itu ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat mendampingi Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR meninjau RSUD Dr. Pirngadi Medan, Selasa (21/7/2026). Menurut Rico Waas, Pemko Medan telah menyiapkan rencana pengembangan rumah sakit dan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan agar proses revitalisasi berjalan lebih efektif serta sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. "Perencanaannya sudah ada. Selanjutnya akan kami koordinasikan kembali dengan Kementerian Kesehatan agar desain dan penataan ruang rumah sakit disupervisi sehingga lebih efektif dan efisien," kata Rico Waas didampingi Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, dan Plt. Direktur RSUD Dr Pirngadi Mardohar Tambunan. Rico Waas mengungkapkan Kementerian Kesehatan memberikan sinyal positif terhadap rencana pengembangan RSUD Dr. Pirngadi. Namun, menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pembenahan sistem kerja dan tata kelola rumah sakit. "Yang terpenting bukan sekadar membangun gedung baru, tetapi juga memperbaiki sistem dan manajemennya agar lebih profesional. Minggu depan tim kami akan kembali berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menindaklanjuti supervisi teknis," ujarnya. Selain membahas revitalisasi, peninjauan tersebut juga memastikan kesiapan fasilitas RSUD Dr. Pirngadi dalam mendukung penanganan tuberkulosis (TB). Rico Waas mengapresiasi dukungan Kementerian Kesehatan yang telah melengkapi rumah sakit milik Pemko Medan itu dengan berbagai peralatan kesehatan modern, seperti CT Scan dan Cath Lab, yang kini telah dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan kunjungan tersebut bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TB), mengingat Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah kasus TB tertinggi kedua di dunia. "Kita datang untuk meninjau sarana dan prasarana rumah sakit yang menangani kasus-kasus TB. Hari ini tugas khusus kami bersama Pak Wamendagri adalah bagaimana pemberantasan TB di Indonesia, karena kasus TB kita masih nomor dua di dunia," kata Benjamin. Ia mengatakan pemerintah terus memperkuat deteksi dini melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilengkapi layanan X-ray portable bagi kontak erat pasien TB. Berdasarkan hasil peninjauan, Benjamin menilai fasilitas RSUD Dr. Pirngadi telah cukup baik untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. "Ternyata setelah kita tinjau, fasilitasnya sudah cukup baik. Kami datang untuk melihat langsung kesiapan fasilitas kesehatan di daerah dan apa saja yang masih perlu diperkuat," pungkasnya.
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan