Selain kesiapan pemerintah, penyampaian informasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian penting.
Peringatan dini yang diterima dan disampaikan secara tepat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga, khususnya di kawasan yang berpotensi mengalami banjir maupun cuaca ekstrem.
Dengan demikian, upaya mitigasi tidak hanya bergantung pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga pada kesiapan sebelum risiko muncul.
Dalam audiensi tersebut, Ratu Dewa didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Perhubungan (Dishub).
Keterlibatan sejumlah OPD tersebut diperlukan agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara terpadu sesuai tugas dan fungsi masing-masing instansi.
Dinas PUPR, misalnya, memiliki peran dalam penanganan infrastruktur drainase, sedangkan DLH mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan dan saluran udara.
Sementara itu, Diskominfo berperan dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat, didukung kesiapan sektor kesehatan dan perhubungan dalam menghadapi kemungkinan dampak bencana.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, Pemkot Palembang berupaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat melalui langkah antisipasi yang lebih terarah.(Sp)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan