Ia menuturkan, santri di Kabupaten Bogor diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu menjadi generasi yang inspiratif, inovatif, kolaboratif, serta adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya di tengah kemajuan teknologi dan dunia digital.

“Tantangan masa depan mengharuskan generasi muda, termasuk para santri, untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” tuturnya.

Membangun Kabupaten Bogor harus dilakukan dengan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, untuk satu tujuan yang sama, yakni menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan, dari Bogor untuk Indonesia yang lebih maju, aman, adil, dan makmur.

Sekda Ajat juga menyampaikan, Bupati Bogor berterima kasih kepada para kiai, ulama, asatidz, lembaga pendidikan Islam, dan pondok pesantren yang telah berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.

“Semoga keberadaan Gedung Al Minhaj International Islamic Boarding School 2 dapat semakin memperkuat peran pendidikan pesantren dalam melahirkan generasi muda Islam yang beriman dan bertakwa, berwawasan intelektual, serta mandiri,”pungkasnya.(Red)