PEKANBARU,Pilarbangsa.com   – Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Riau sedang mengalami tren positif. Di mana, hingga 26 Oktober 2026, dari target sebanyak 6.867.467 jiwa terdapat 2.582.054 jiwa yang telah mengakses layanan tersebut.

Capaian ini menjadikan Provinsi Riau dengan persentase 37,60 persen, sementara target berada pada angka 46 persen. Artinya, hingga akhir tahun 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hanya perlu mencapai capaian sekitar 8 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli menyebutkan, untuk data per kabupaten kota, terdapat tiga daerah yang capaiannya melebihi 46 persen. Diantaranya Kabupaten Kampar, Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu.

“Tiga daerah ini melebihi target 46 persen. Posisi tertinggi itu di Kabupaten Kampar, dengan target 924.208 jiwa mereka telah mencapai 490.810 jiwa atau setara dengan 53,1 persen. Kemudian disusul Kota Dumai, dari target 343.816 jiwa mencapai 173.949 jiwa atau 50,6 persen,” ujarnya.

Di Kabupaten Rokan Hilir, kata Zulkifli, dengan target 614.854 jiwa telah mencapai 304.871 jiwa atau setara dengan 49,6 persen.

Sementara bagi kabupaten kota yang belum mencapai angka 46 persen, namun berada pada pencapaian tertinggi berikutnya, yakni Rokan Hilir dengan target 686.995 jiwa tercapai 285.175 jiwa atau 41,5 persen. Pelalawan dengan target 430.452 jiwa tercapai 430.452 jiwa atau 36 persen.

“Setelahnya ada di Kepulauan Meranti dari target sebanyak 215.757 jiwa diakses oleh 76.120 jowa atau setara dengan 35,3 persen. Indragiri Hilir dengan target 692.358 jiwa diakses 234.555 jiwa atau 33,9 persen, dan Kuantan Singingi dengan target 353.211 jiwa diakses 111.786 atau 31,6 persen,” ungkapnya.o

Seterusnya di Kabupaten Bengkalis dengan target 597.626 jiwa diakses 597.626 jiwa atau setara dengan 31 persen. Indragiri Hulu dengan target 476.172 jiwa diakses 476.172 jiwa atau 29,2 persen.

Kota Pekanbaru dengan target 1.037.264 jiwa diakses oleh 301.812 jiwa atau 29,1 persen. Dan capaian CKG paling rendah berada di Kabupaten Siak dengan target 494.754 jiwa baru diakses oleh 124.531 jiwa atau 25 persen.

Pemprov Riau memastikan bahwa mekanisme untuk mendapatkan layanan CKG ini telah dirancang dengan sistem yang sangat praktis dan memotong birokrasi yang rumit.

Masyarakat Riau yang ingin memeriksa kondisi fisiknya tidak perlu khawatir terkait biaya, karena mereka cukup datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan menunjukkan kartu identitas resmi.(Zt)