Dalam amanat tersebut juga ditegaskan pentingnya konektivitas antara pusat produksi dan permukiman. Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat menekan biaya angkut dan logistik sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.
“Kita harus memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” lanjutnya.
Menhub turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan perhubungan yang selama ini menjalankan tugas menjaga konektivitas dan pelayanan transportasi. Namun, apresiasi tersebut harus diikuti dengan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Pelayanan transportasi, kata dia, harus terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan pembangunan sektor transportasi tidak semata-mata dilihat dari banyaknya infrastruktur atau sistem yang dibangun, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Usai upacara, rangkaian peringatan Harhubnas Tingkat Kota Batam dilanjutkan dengan penyerahan alat keselamatan perhubungan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aspek keselamatan dalam pelayanan transportasi.
Selain itu, dilakukan peluncuran stiker tahunan berlangganan sebagai bagian dari inovasi pelayanan sektor perhubungan di Kota Batam.
Peringatan Harhubnas 2026 di Batam menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan konektivitas transportasi yang semakin aman, lancar, dan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di Kota Batam.(Op)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan