“Istimewanya kalau di Kota Tangerang cabornya itu istimewa kita punya ayah angkat. Jadi semua cabor ada OPD yang menjadi ayah angkat pembinanya, untuk mendorong menyemangati supaya cabor tersebut bisa benar-benar siap bertanding,” tambah Kaonang.

Sebagai bentuk motivasi, ia mengimbau seluruh atlet untuk fokus pada kesungguhan latihan, kedisiplinan, serta menjaga kekompakan tim tanpa perlu meragukan apresiasi dari pemerintah daerah. Pemkot Tangerang menjanjikan bonus uang tunai yang nilainya diproyeksikan lebih tinggi dari Porprov edisi sebelumnya.

“Soal bonus, insyaallah Pemerintah Kota Tangerang dengan persetujuan Bapak Wali Kota akan memberikan yang terbaik. Sebagai gambaran, pada POPDA lalu untuk peraih emas tunggal saja kami berikan Rp25 juta. Untuk PORPROV nanti, atas persetujuan Bapak Wali Kota, bonus emas tunggal pasti akan lebih tinggi lagi,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang tidak hanya menjanjikan uang tunai, tetapi juga menyiapkan jaminan masa depan atlet lewat beasiswa kuliah gratis, peluang kerja ke Jepang, hingga kesempatan menjadi pelatih.

“Upaya konkret ini kami lakukan bukan hanya untuk pendidikan mereka, tetapi juga masa depan pekerjaannya setelah purna sebagai atlet,” tutup Kaonang.(Red)