“Masyarakat ingin datang dan melihat kemeriahannya, bagaimana para ahli Al-Qur’an ini berkumpul. Videotronnya sudah kita siapkan, tinggal nanti informasinya kita unggah supaya masyarakat tahu,” jelasnya.

Selain videotron, sejumlah stan disiapkan untuk memeriahkan penyelenggaraan. Pemprov ingin MTQ Nasional tidak hanya dirasakan oleh peserta dan tamu undangan, tetapi juga dapat dinikmati masyarakat secara lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin meninjau langsung gladi kotor tari kolosal yang akan ditampilkan pada malam pembukaan. Pertunjukan itu melibatkan ratusan penari dari berbagai kelompok seni, termasuk kalangan perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Beberapa aspek masih perlu difinalisasi, terutama pencahayaan, penggunaan drone, serta pengaturan pertunjukan agar dapat terlihat dengan jelas oleh seluruh penonton.

Taj Yasin juga memberikan motivasi kepada para penari dan pelatih agar terus menjaga semangat serta kesehatan. Penampilan kolosal tersebut diharapkan tidak hanya memeriahkan pembukaan, tetapi juga menyampaikan pesan persatuan.

“Semoga semuanya sehat dan bisa memberikan penampilan terbaik untuk Jawa Tengah. Semoga pertunjukan ini menyuarakan semangat kebersamaan untuk membangun negara ini bersama-sama,” tandasnya.(Ft)