“Saudara sekalian, teruslah berlatih, teruslah membaca, teruslah belajar, teruslah bertanya, dan teruslah berdiskusi. Meskipun cerdas cermat empat pilar ini akan selesai pada waktunya, karena tidak mungkin lomba ini dilakukan terus-menerus, tetapi keharusan untuk terus membaca, terus belajar, terus bertanya, dan terus berdiskusi adalah keharusan saudara sebagai pelajar, sebagai calon pemimpin bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muzani menegaskan pentingnya menjaga semangat persaudaraan. Oleh karenanya, dia menyarankan agar seluruh peserta membuat satu grup komunikasi bersama guna mempererat silaturahmi sebagai satu keluarga besar.

“Kita punya kewajiban menjaga negara, menjaga kebersamaan, menjaga persatuan, menjaga kegotongroyongan di sekolah kita, di keluarga kita, di kampung kita. Kalau itu saudara sudah bisa lakukan, maka syarat saudara untuk menjadi pemimpin sudah mulai tumbuh,” sebutnya.

Muzani meyakini bahwa dari ajang ini akan lahir para pemimpin masa depan, baik di tingkat daerah maupun nasional. “Yang kami harapkan, saudara nanti akan menjadi pemimpin di daerahnya, pemimpin di tingkatnya, bahkan mungkin di antara saudara akan ada yang menjadi pemimpin di tingkat nasional,” pungkasnya.(Li)