Dalam pemeriksaan terhadap salah seorang remaja yang terjaring razia, petugas turut menemukan beberapa petasan yang berpotensi disalahgunakan untuk memicu gangguan keamanan. Barang tersebut kemudian diamankan dan pemiliknya diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Tim LINGKABER juga menerima laporan dari Polsek Munte terkait aksi tawuran yang melibatkan sekelompok pemuda di wilayah Desa Kineppen, Kecamatan Munte. Bersama personel setempat, petugas mengamankan sejumlah pemuda yang diduga terlibat berikut barang bukti berupa senjata tajam dan kendaraan bermotor untuk selanjutnya diserahkan kepada penyidik guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Karo AKBP Febriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan KRYD akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui patroli rutin dan penindakan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polres Karo terpantau aman dan kondusif.(Erianto Perangin-Angin)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan