Menurutnya, keberhasilan tersebut didukung berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta. Upaya itu meliputi optimalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP), percepatan digitalisasi layanan perizinan dan nonperizinan, pelayanan jemput bola bagi pelaku usaha, serta penguatan pendampingan investasi secara terintegrasi.

Selain itu, DPMPTSP juga memperkuat promosi investasi berbasis data melalui penyusunan peta potensi investasi dan pengembangan proyek Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang siap ditawarkan kepada investor.

“Kami memastikan peluang investasi yang ditawarkan memiliki kesiapan dari sisi teknis, finansial, maupun pasar sehingga investor memperoleh kepastian yang lebih baik dalam mengambil keputusan investasi di Jakarta,” jelas Heru.

Peran Jakarta Investment Centre (JIC) juga terus diperkuat sebagai fasilitator investasi yang menghubungkan investor dengan berbagai peluang usaha strategis di Jakarta. Melalui layanan tersebut, investor memperoleh informasi yang komprehensif, pendampingan investasi, serta kemudahan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Didukung infrastruktur yang terintegrasi, pasar yang besar, sumber daya manusia yang kompetitif, serta ekosistem bisnis yang matang, Jakarta terus menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional. Sejumlah sektor seperti transportasi, pergudangan, telekomunikasi, perdagangan, jasa keuangan, jasa lainnya, hingga ekonomi digital masih menjadi penggerak utama investasi di ibu kota.

“Kepercayaan investor yang terus meningkat menjadi modal penting bagi Jakarta untuk mempercepat transformasi ekonomi menuju kota global. Investasi yang masuk tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutur Heru.

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga momentum pertumbuhan investasi.

“Kami optimistis tren investasi Jakarta akan terus tumbuh. Melalui pelayanan yang semakin mudah, cepat, transparan, dan terintegrasi, kami berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota yang semakin kompetitif, inklusif, dan menarik bagi investor dari dalam maupun luar negeri,” pungkas Heru.(Li)