“Namun demikian kami percaya dan optimistis Aceh Tamiang di bawah kepemimpinan Bapak Armia Fahmi akan segera bangkit dan jauh lebih jaya,”Ungkap Rico Waas optimis.
Bantuan yang dikirimkan Pemko Medan bukan sekadar formalitas singkat. Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya karena pasukan dari Medan bertahan hingga berbulan-bulan untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material banjir.
”Yang pertama datang membantu kami adalah dari Pemko Medan. Petugas Damkar dan alat berat PU sangat membantu membersihkan infrastruktur vital kami yang hancur akibat bencana dahsyat tersebut. Hebatnya, mereka bekerja di Tamiang selama lebih dari empat bulan” ungkap Armia Fahmi.
Armia menceritakan bagaimana koordinasi yang fleksibel dan penuh empati dari Wali Kota Medan membuat masa tugas tim penyelamat terus diperpanjang demi memastikan Aceh Tamiang benar-benar siap bangkit. Tidak hanya bantuan personel dan armada fisik, Pemko Medan juga memberikan dukungan stimulus anggaran untuk mempercepat proses pemulihan daerah.
”Kami datang ke mari, memboyong seluruh perangkat Daerah, Wakil Bupati, dan Pak Sekda, khusus untuk menjumpai Pak Wali Kota guna mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya,” tambah Armia.
Pertemuan penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Syuibun Anwar, serta jajaran pimpinan Perangkat Daerah dari kedua daerah.(Mp)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan