PEKANBARU,Pilarbangsa.com – Provinsi Riau saat ini sedang berada dalam masa transisi atau peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan bahwa musim kering akan mulai menyelimuti sebagian besar wilayah Riau secara bertahap pada dasarian III atau akhir Mei 2026.
Meski sedang menuju musim kemarau, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih sering terjadi di sejumlah wilayah. Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella Rizki Adelia, menjelaskan bahwa aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) menjadi faktor utama yang meningkatkan suplai uap air di atmosfer Riau.
“Saat ini faktor paling dominan dalam menambah uap air di Riau adalah aktifnya fenomena MJO yang berada pada fase 2 hingga 3. MJO dapat diibaratkan sebagai gelombang pembawa hujan di atmosfer tropis,” ujar Bella, Selasa (12/5/2026).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan