Bandung,Piralbangsa.com – Ketua Dekranasda Kota Bandung, Aryatri Benarto Farhan mendorong para pelaku usaha senior yang telah berpengalaman untuk aktif membimbing UMKM baru agar semakin tumbuh dan berdaya saing.
Hal itu disampaikannya dalam Halal Bi Halal dan Rapat Koordinasi Dekranasda Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Kamis 23 April 2026.
Menurut Aryatri, pengalaman nyata para pelaku usaha yang telah sukses memiliki nilai pembelajaran yang jauh lebih bermakna dibandingkan sekadar pembinaan teoritis.
Karena itu, ia berharap kepengurusan Dekranasda yang diisi banyak pelaku usaha mapan bisa menjadi ruang berbagi ilmu, wawasan, dan pengalaman secara langsung kepada pelaku usaha yang masih minim pengetahuan dan jam terbang.
“Kalau hanya pembinaan teori, itu sudah biasa. Tapi berbagi pengalaman langsung dari pelaku usaha yang sudah matang, itu nilainya luar biasa dan tidak ada di buku akademik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aryatri juga melaporkan perkembangan Galeri Patrakomala yang kini telah memasuki rotasi batch kedua dengan melibatkan 63 pelaku usaha.
Rotasi ini dilakukan untuk memberi ruang tampil yang merata bagi produk UMKM Kota Bandung.
Namun, ia menyoroti masih minimnya pelaku usaha di sektor kerajinan yang bergabung, padahal Dekranasda pada awalnya lahir dari semangat penguatan kerajinan. Sedangkan produk fesyen dinilai sangat melimpah sehingga proses rotasi relatif mudah dilakukan.
Aryatri berharap, semakin banyak pelaku usaha kerajinan yang bergabung agar ragam produk di galeri semakin kaya, terlebih lokasi galeri yang berada di kawasan wisata Braga membuatnya potensial menjadi pusat suvenir khas Kota Bandung bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia bahkan menargetkan ke depan Kota Bandung memiliki etalase suvenir yang kuat seperti di berbagai kota wisata dunia, di mana turis dengan mudah menemukan gantungan kunci, magnet, dan cendera mata khas daerah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan