Senada dengan hal tersebut, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menegaskan bahwa OJK berkomitmen menjadi pusat pengembangan program Sultan Muda. Dukungan yang diberikan mencakup literasi keuangan hingga integrasi sistem pembayaran digital melalui e-money.

“Hingga saat ini sudah ada 9.008 Sultan Muda yang siap diresmikan. Jika ekosistem ini terus tumbuh, dampaknya akan sangat masif bagi pembangunan dan ekonomi daerah. Ini adalah upaya strategis melahirkan wirausaha yang mandiri dan produktif,” ujar Arifin.

Acara ini juga diwarnai dengan aksi nyata berupa pelepasan ekspor produk turunan kelapa ke pasar internasional dengan nilai total mencapai Rp1,6 miliar. Hal ini membuktikan bahwa hilirisasi komoditas unggulan Sumsel terus menunjukkan tren positif.(Sp)