PEKANBARU,Pilarbangsa.com – Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat melalui koordinasi hingga tingkat desa. Pemerintah Provinsi Riau berencana menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh desa di Riau sebagai langkah memperkuat komitmen bersama dalam mencegah terulangnya karhutla.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan rakor tersebut direncanakan berlangsung pada pertengahan September mendatang. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan langkah pencegahan setelah kondisi karhutla di Riau saat ini dapat dikendalikan dengan baik.
“Kita merencanakan pelaksanaan rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh desa di Riau ini pada pertengahan bulan September mendatang. Kegiatan tersebut dilakukan untuk merespons kondisi kebakaran hutan dan lahan di Riau saat ini dapat diatasi dengan baik,” ujar Plt Gubri SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Senin (31/08/2026).
Dijelaskannya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur hingga tingkat pemerintahan paling bawah. Desa dinilai memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan dapat melakukan sosialisasi serta pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan.
Ia menambahkan, Pemprov Riau bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) sebelumnya telah menandatangani maklumat terkait penanggulangan karhutla. Komitmen tersebut akan bertengkar dengan melibatkan kepala desa, pemerintah kabupaten/kota, serta aparat kewilayahan.
“Pemerintah Provinsi Riau bersama seluruh jajaran Forkopimda dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) telah menandatangani maklumat terkait penanggulangan karhutla. Oleh karena itu diperlukan juga kesepakatan bersama kepala desa, pemerintah kabupaten/kota, hingga babinsa/bhabinkamtibmas membuat deklarasi bersama yang menandatangani,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan