Dari Posduklognas, bantuan akan diteruskan menuju NTT melalui sistem distribusi logistik nasional. Mekanisme tersebut dipilih, agar bantuan dapat lebih cepat sampai ke wilayah terdampak, sekaligus memastikan penyalurannya terkoordinasi dengan baik.

Bergas menjelaskan, Pemprov Jateng tidak menetapkan sendiri kabupaten tujuan akhir bantuan. Distribusi nantinya menyesuaikan sistem yang telah disiapkan posko nasional di NTT.

Sejumlah wilayah di Pulau Flores yang terdampak cukup besar antara lain Manggarai, Nagekeo, dan Manggarai Timur. Namun, distribusi akan disesuaikan dengan kebutuhan di seluruh wilayah terdampak.

“Di lokasi posko nasional di sana sudah menyediakan truk-truk distribusi, yang siap dikirim ke semua daerah yang ada di Kepulauan Flores di NTT,” jelasnya.

Bergas belum memastikan apakah penggalangan donasi akan kembali dilakukan setelah tahap kedua. Pemprov Jateng masih akan melihat perkembangan kebutuhan masyarakat di NTT.

“Semoga saja ini bisa selesai. Harapan kita masyarakat NTT bisa pulih kembali, bisa semangat kembali,” ucap Bergas.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, dukungan bantuan dari Jawa Tengah tidak berhenti pada pengiriman tahap pertama. Dia telah meminta Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/ kota, untuk menyiapkan bantuan lanjutan.

“Pak Sekda dan Pak Wagub koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua,” katanya beberapa waktu lalu.

Pada gelaran Jateng Bersholawat pada Minggu (23/8/2026) malam, Ahmad Luthfi juga mengajak ribuan orang untuk memanjatkan doa bersama bagi korban bencana NTT.(Ft)