Ia menyebut proses bisnis yang efisien, data yang valid, sumber daya manusia yang siap, regulasi yang mendukung, serta koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan publik.
“Secara lebih singkatnya, apa yang dapat diintegrasikan, kita integrasikan. Apa yang dapat disederhanakan, kita sederhanakan. Apa yang membuat koordinasi pusat dan daerah bisa kita lakukan, maka harus dilakukan secara kolektif,” tutur Farhan.
Menurutnya, transformasi pelayanan publik tidak boleh berhenti di tingkat pemerintah pusat. Perubahan tersebut harus dirasakan masyarakat hingga tingkat layanan pemerintahan paling dekat dengan warga.
“Kota Bandung tentu siap menjadi bagian dari upaya tersebut,” katanya.
Farhan berharap Ministerial Dialogue tidak berhenti pada pertukaran pandangan, tetapi menghasilkan langkah konkret yang dapat diimplementasikan bersama.
Sementara itu, Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas menjelaskan bahwa penguatan layanan AHU merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan hukum yang lebih cepat, mudah, dan dapat diakses masyarakat.
Ia mengatakan Kementerian Hukum saat ini memiliki ratusan layanan yang terus dikembangkan dan diintegrasikan dengan sistem digital kementerian/lembaga lain.
Supratman menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian, khususnya dalam integrasi data kependudukan, perpajakan, kewarganegaraan, keimigrasian, hingga sistem pemerintahan digital.
Festival Layanan AHU Berdampak 2026 menjadi rangkaian kegiatan yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, organisasi profesi, akademisi, serta masyarakat.
The highlight of the event was a Ministerial Dialogue themed “Cross-Sector Synergy in Realizing Integrated, Inclusive, and Impactful Public and Legal Services.”
The forum brought together various ministries and agencies to discuss strengthening public services, digital system interoperability, data integration, ease of doing business, MSME empowerment, and the interconnection of citizenship and immigration services.
The series of activities also featured the presentation of awards and the signing of cooperation agreements, demonstrating a commitment to strengthening the transformation of general legal administration services—making them increasingly integrated and responsive to the public’s needs. (Fi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan