Palembang,Pilarbangsa.comPemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus memperkuat upaya percepatan eliminasi kanker serviks melalui kolaborasi lintas sektor. Hal itu ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker Serviks di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Senin (3/8/2026).

 

Rakor dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang, Kgs Sulaiman Amin, yang mewakili Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari RSUP dr Mohammad Hoesin dan diikuti para direktur rumah sakit serta kepala puskesmas se-Kota Palembang.

 

Dalam sambutannya, Sulaiman Amin menegaskan bahwa rakor tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi perempuan.

 

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi perempuan di Kota Palembang,” ujar Sulaiman.

 

Ia mengatakan, kanker serviks masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Meski demikian, penyakit-penyakit tersebut dapat dicegah melalui deteksi dini, skrining yang berkualitas, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.

 

“Dengan jumlah penduduk sekitar 1,8 juta jiwa, Pemerintah Kota Palembang berkomitmen memastikan setiap perempuan mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas,” katanya.

 

Menurut Sulaiman, saat ini Kota Palembang didukung oleh 42 puskesmas dan puluhan rumah sakit yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia mengapresiasi Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, serta seluruh tenaga kesehatan yang selama ini konsisten memberikan pelayanan dan edukasi.

 

Ia juga menekankan sejumlah langkah prioritas yang harus menjadi perhatian bersama, mulai dari memperluas cakupan deteksi dini, meningkatkan kualitas layanan skrining, memperkuat kompetensi tenaga kesehatan, hingga mengoptimalkan pemanfaatan data digital yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan evaluasi program.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina, mengatakan rakor tersebut menjadi forum untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun strategi bersama dalam mendukung target nasional eliminasi kanker serviks.

 

“Rapat koordinasi ini bertujuan menguraikan langkah-langkah strategi pelaksanaan program eliminasi kanker serviks, menghimpun berbagai masukan, serta memetakan potensi kolaborasi antar fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Palembang,” ujar Fenty.

 

Ia berharap sinergi antara pemerintah, rumah sakit, puskesmas, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga pelaksanaan program eliminasi kanker serviks di Kota Palembang dapat berjalan optimal dan sejalan dengan target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.(Sp)