PEKANBARU,Pilarbangsa.com   – Provinsi Riau mencatatkan prestasi positif dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan masyarakat. Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026, Riau berhasil meraih nilai 7,32 atau masuk kategori sangat baik. Capaian tersebut menempatkan Riau pada peringkat 10 dari 38 provinsi di Indonesia.

Nilai tersebut sekaligus melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau 2026 yang ditetapkan sebesar 6,6. Dengan demikian, realisasi IHaI Riau mencapai 110,91 persen dari target yang ditetapkan. Bahkan, pencapaian tersebut telah melampaui target RPJMD akhir sebesar 7,0.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat, mengatakan, pengukuran IHaI dilakukan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri melalui survei digital di seluruh kabupaten/kota di Riau.

Dalam pengukuran tahun ini, jumlah responden mencapai 96.673 orang. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun 2025 yang hanya melibatkan 5.349 responden dengan nilai indeks sebesar 6,67.

“Alhamdulillah, tahun ini Indeks Harmoni Indonesia Provinsi Riau mencapai 7,32. Capaian ini menunjukkan kondisi harmoni masyarakat di Riau berada dalam kategori sangat baik,” ujar Boby, Selasa (3/11).

Berdasarkan dimensi empat yang menjadi indikator penilaian, keberagamaan harmoni memperoleh nilai tertinggi sebesar 7,57. Selanjutnya, harmoni budaya dengan nilai 7,35, harmoni sosial 7,30, serta harmoni ekonomi 7,11.

Meski seluruh dimensi sudah masuk kategori sangat baik, Boby menyebutkan, harmoni ekonomi masih menjadi perhatian untuk terus ditingkatkan. Sebab, dimensi tersebut memperoleh nilai paling rendah dibandingkan tiga dimensi lainnya.

Meski begitu, di sejumlah daerah, harmoni ekonomi masih berada dalam kategori baik. Di antaranya Kabupaten Kepulauan Meranti dengan nilai 6,89, Indragiri Hulu 6,97, dan Rokan Hilir 7,00.

Kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar penguatan keharmonisan tidak hanya berfokus pada kerukunan sosial, budaya, dan keberagamaan, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan hasil pengukuran tingkat kabupaten/kota, seluruh daerah di Riau berhasil memperoleh kategori sangat baik dengan rentang nilai 7,17 hingga 7,38.

Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, dan Siak menjadi daerah dengan pencapaian tertinggi. Ketiganya masing-masing memperoleh nilai 7,38. Sedangkan Kabupaten Kepulauan Meranti berada pada posisi terendah dengan nilai 7,17.