Bogor,Pilarbangsa.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Herry Karnadi, meninjau langsung kesiapan sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka dan menyambut anak-anak yang antusias mengikuti pembelajaran tatap muka di SDN Duta Pakuan Bogor.

 

Pada hari sebelumnya, Disdik Kota Bogor sudah meminta kepada seluruh sekolah di Kota Bogor untuk memastikan terlebih dahulu kebersihan sekolah sebelum memulai pembelajaran tatap muka dan mengimbau penerapan protokol kesehatan bagi anak saat menuju sekolah.

 

Hari ini, kondisi kualitas udara di Kota Bogor berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) hasil dari Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) yang sudah dimiliki Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor dan terkoneksi dengan sistem ISPU Kementerian Lingkungan Hidup, menunjukkan kualitas udara di Kota Bogor lebih baik dibandingkan hari sebelumnya.

 

Sejak pukul 06.00 WIB, ISPU Kota Bogor dari SPKU Kota Bogor menunjukkan PM 2,5 atau (partikel mikrometer/partikel sangat kecil) memiliki kadar 19,6 ug/m3 yang menunjukkan kualitas udara baik.

 

Kemudian meningkat pada pukul 07.00 WIB dengan kadar 20,1 ug/m3 dengan kualitas masih baik, yang kemudian berangsur dalam kondisi sedang dengan rata-rata dalam 24 jam kadarnya 36,72 ug/m3 yang juga dalam kondisi baik.

 

Dedie Rachim mengatakan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada indeks kualitas udara di beberapa daerah di Jabodetabek dan Jawa Barat, termasuk Kota Bogor, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memutuskan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh selama dua hari (7-8 September).