Sebab, faktor kesehatan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan menjadi hal utama bagi anak-anak.

 

Saat ini, setelah indikator udara membaik dan sekolah sudah disiapkan serta bersih, maka pembelajaran tatap muka kembali dibuka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan ketika ada fase waspada.

 

“Saya sudah memastikan sekolah siap, sudah bersih kembali, dan yang juga penting adalah memastikan adanya menerapkan protokol kesehatan kalau misalnya ada kedaruratan (terjadi penurunan indeks kualitas udara karena adanya erupsi yang kembali terjadi),” ujarnya, Rabu (9/9/2026).

 

Karena saat ini kualitas udara menunjukkan indikator baik hingga sedang dengan tingkat kualitas udara masih dapat diterima pada kesehatan manusia.

 

“Jadi boleh melaksanakan kegiatan tatap muka, tapi mengurangi intensitas untuk kegiatan di luar ruangan. Nah, itu kurang lebih yang saya laksanakan pada hari ini dan saya lihat SDN Duta Pakuan ini siap,” ungkapnya.

 

Dedie Rachim yang sudah lebih dulu tiba di sekolah pun menyambut anak-anak yang dengan antusias datang ke sekolah untuk tatap muka. Anak-anak terlihat riang gembira bisa kembali ke sekolah.(Fi)