KOTAGEDE,Pilarbangsa.com– Pemerintah Kota Yogyakarta (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) mulai mengerjakan revitalisasi Saluran Air Hujan (SAH) di Kemantren Kotagede. Revitalisasi itu untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas SAH di Kota Yogyakarta. SAH kawasan Kotagede juga dilengkapi dengan Sumur Peresapan Air Hujan (SPAH). Pembangunan SAH di Kemantren Kotagede menjadi salah satu paket strategis Pemkot Yogyakarta tahun 2026.

Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase Dinas PUPKP Kota Yogyakarta Rahmawan Kurniadi menjelaskan pembangunan SAH di Kemantren Kotagede dibagi dalam dua segmen yaitu Jalan Nyi Pembayun sepanjang sekitar 375 meter dan Jalan Kemasan sekitar 179 meter. Pembangunan SAH Kemantren Kotagede menggunakan APBD Kota Yogyakarta tahun 2026 dengan pagu mencapai sekitar Rp 3,08 miliar. Saat ini pembangunan SAH dimulai di segmen Jalan Nyi Pembayun.

“(SAH Jalan Nyi Pembayun) yang lama jelas sudah sering rusak. Itu karena kapasitasnya, cuma pasangan batu kali. Ini kita tingkatkan kapasitas dan juga kualitasnya,” kata Adi saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).

Pembangunan SAH Jalan Nyi Pembayun tepatnya dilakukan di bagian sisi barat yakni simpang tiga HS Silver ke utara. Berdasarkan pemantauan di lapangan, penggalian saluran drainase sudah dilakukan sebagian menggunakan alat berat. Termasuk pemasangan box culvert atau box beton. Para pekerja juga membangun sejumlah SPAH di jalur SAH Jalan Nyi Pembayun. Tidak ada penutupan lalu lintas selama proses pembangunan SAH di jalan tersebut.

“Tidak ada. Cuma pengaturan jalur buka tutup gantian. Rencana tahun ini baru di Jalan Nyi Pembayun utara-selatan. Target selesai di kontrak September selesai. Kami imbau pengendara menghindari jalan ini selama masa pengerjaan. Tapi jika terpaksa lewat kami harap hati-hati. Kami sudah pasang papan informasi pengerjaan SAH di lokasi,” terangnyas