Batam,Pilarbangsa.com – Pemerintah Kota Batam menyiapkan strategi baru untuk mendongkrak kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pemerintah akan membentuk kader pajak yang direkrut dari unsur ketua RT dan RW untuk menjadi perpanjangan tangan edukasi perpajakan hingga ke lingkungan permukiman.
Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, tetapi juga memperkuat basis data perpajakan dan mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada 2026 ditargetkan menembus sekitar Rp2 triliun.
Kepala Bapenda Kota Batam Raja Azmansyah mengatakan calon kader pajak akan berasal dari rekomendasi RT dan RW di setiap wilayah. Sebelum diterjunkan ke lapangan, mereka akan mengikuti pelatihan mengenai perpajakan daerah dan layanan perpajakan berbasis digital.
“Rekomendasinya dari setiap RT dan RW,” kata Raja, Senin (27/7).
Menurut Raja, para kader akan dibekali pemahaman mengenai berbagai jenis pajak daerah, manfaat pajak bagi pembangunan, hingga tata cara penggunaan layanan digital yang kini dikembangkan Bapenda.
Selain menjadi penyambung informasi kepada masyarakat, kader pajak juga akan mendampingi warga dalam mengakses layanan perpajakan secara digital. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pemanfaatan layanan elektronik sekaligus mempermudah masyarakat memenuhi kewajiban perpajakannya.
“Kader juga akan diberikan pendampingan terkait layanan pajak digital karena nantinya mereka turun langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan