Serang,Pilarbangsa.com  — Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Banten hingga 31 Maret 2026 menunjukkan capaian yang sangat baik. Hal ini disampaikan oleh jajaran pimpinan Kementerian Keuangan Satu Regional Banten. Rabu, (29/4/26).

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Banten, Lisbon Sirait, mengungkapkan bahwa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 25,07 persen dengan realisasi mencapai 31,08 persen dari target. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor pelayanan pertanahan, kepelabuhanan, pendidikan, dan kesehatan.

Dari sisi belanja negara, realisasi mencapai 27,14 persen atau tumbuh 0,5 persen. Belanja terbesar berasal dari Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp4,72 triliun, sementara belanja Kementerian/Lembaga mencapai Rp1,83 triliun yang dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur dan pembayaran gaji aparatur negara.

Lisbon menambahkan, belanja pegawai, barang, dan modal menunjukkan tren positif, meskipun belanja bantuan sosial belum terealisasi karena belum dialokasikan pada periode ini.

Sementara itu, kinerja penerimaan pajak di Banten juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 10,98 persen dengan realisasi Rp16,55 triliun atau 17,59 persen dari target tahunan. Kepala Kanwil DJP Banten, Aim Nursalim Saleh, menyebutkan bahwa penerimaan pajak didominasi oleh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) baik dalam negeri maupun impor.