Kota Serang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menegaskan komitmennya tidak hanya dalam mendukung Proyek Strategis Nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), tetapi juga memastikan pelaksanaannya berjalan aman, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menekankan bahwa proyek PSEL bukan sekadar solusi pengolahan sampah, melainkan program jangka panjang yang harus diawasi secara serius, terutama dari sisi dampak lingkungan dan sosial.

Menurutnya, kesiapan anggaran dan pembebasan lahan di kawasan Cilowong memang menjadi langkah awal penting. Namun, yang tak kalah krusial adalah memastikan proyek ini tidak menimbulkan persoalan baru bagi warga sekitar. “DPRD tidak hanya bicara kesiapan proyek, tapi juga bagaimana pelaksanaannya nanti benar-benar aman bagi lingkungan dan masyarakat. Ini yang terus kita kawal,” ujarnya. Jumat, (27/3/26).

Muji menjelaskan, salah satu perhatian utama DPRD adalah pengelolaan dampak lingkungan, khususnya terkait air permukaan dan potensi pencemaran. Ia menegaskan, kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) harus dilakukan secara komprehensif dan terbuka.
“Jangan sampai masyarakat dirugikan. Sistem pengelolaan lingkungan harus benar-benar diperhatikan, termasuk pengaturan air dan limbah,” tegasnya.