Ia juga menekankan bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan secara adil tanpa membedakan latar belakang ekonomi masyarakat. Menurutnya, setiap pasien memiliki hak yang sama untuk mendapatkan penanganan medis terbaik.
“Orang kaya maupun masyarakat kurang mampu, ketika sakit jantung, sama-sama membutuhkan penanganan yang baik. Karena itu, pelayanan kesehatan harus benar-benar kita tingkatkan agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” ujar Zakiyuddin.
Selain meningkatkan fasilitas dan kemampuan pelayanan medis, Zakiyuddin turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama dokter, perawat, dan seluruh tenaga kesehatan. Menurutnya, pelayanan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat kesehatan, tetapi juga profesionalisme dan kepedulian tenaga medis terhadap pasien.
Ia berharap penguatan layanan di RSUD Dr Pirngadi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mendapatkan pengobatan di Kota Medan, termasuk mengurangi kebiasaan masyarakat yang memilih berobat ke Malaysia.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI, dr Obrin Parulian, perwakilan Kemenkes RI menyampaikan bahwa dukungan kepada RSUD Dr Pirngadi tidak hanya berupa penyediaan sarana dan peralatan kateterisasi jantung ( catheterization laboratory/cath lab), tetapi juga mencakup pendidikan dan pelatihan bagi dokter serta perawat.
Dengan dukungan tersebut, RSUD Dr Pirngadi diharapkan mampu mengembangkan layanan kardiovaskular dan memberikan penanganan yang lebih optimal kepada masyarakat, termasuk pasien peserta BPJS Kesehatan setelah seluruh persyaratan administrasi pelayanan terpenuhi.
Pelaksanaan tindakan kateterisasi jantung perdana ini menjadi langkah penting dalam pengembangan layanan kesehatan RSUD Dr Pirngadi. Pemko Medan berharap, melalui sinergi dengan pemerintah pusat, peningkatan fasilitas medis, serta penguatan kompetensi tenaga kesehatan, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin lengkap, berkualitas, dan terjangkau.(Mp)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan