“Pemerintah Kota Bandung tugasnya itu adalah bikin infrastruktur. Ketika infrastrukturnya bagus, maka para seniman punya ruang untuk berekspresi, mengeksplorasi, dan berkarya,” katanya.
Farhan menilai, kolaborasi dalam kegiatan seni seperti Art for Hope dapat mempertemukan berbagai pihak dalam kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Pameran Art for Hope melibatkan seniman dari sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya Bandung, Yogyakarta, dan Magelang, serta seniman dari Malaysia dan Myanmar.
Keikutsertaan seniman lintas daerah dan negara tersebut memperlihatkan bahwa seni dapat menjadi bahasa universal yang melampaui batas geografis. Melalui karya-karya yang ditampilkan, kepedulian terhadap isu kemanusiaan dapat disampaikan kepada masyarakat luas.
Dalam penyelenggaraannya, YKI Jawa Barat mengajak para seniman untuk mendonasikan karya lukis mereka. Hasil pengumpulan donasi dari kegiatan amal ini didedikasikan untuk mendukung berbagai program YKI Jawa Barat yang telah direncanakan.
Melalui kegiatan ini, setiap karya yang dipamerkan diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus menghadirkan dukungan bagi upaya penanggulangan kanker.
Art for Hope menjadi ruang kolaborasi antara seniman, pencinta seni, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk membangun kepedulian melalui karya seni.(Fi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan