Palembang,Pilarbangsa.com  – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat tidak harus selalu diwujudkan melalui program besar. 

 

Melalui aksi donor darah dan khitanan massal, Gerakan Bersatu Rakyat (GBR) Sriwijaya menunjukkan bahwa kehadiran organisasi kemasyarakatan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan.

 

Kegiatan sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-2 GBR Sriwijaya di Sekretariat GBR Sriwijaya, Kamis (5/11/2026). Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang.

 

Ketua PMI Kota Palembang, Hj Dewi Sastrani, menyampaikan penghargaan kepada keluarga besar GBR Sriwijaya atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.

 

Menurutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk kepedulian nyata yang dapat membantu menyelamatkan nyawa seseorang.

 

“Darah yang kita donorkan mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa menit dari kehidupan kita, tetapi bagi seseorang yang sedang membutuhkan transfusi, darah tersebut sangat berarti untuk mempertahankan kehidupannya,” ungkap Dewi.

 

Ia juga mengingatkan bahwa donor darah memberikan manfaat bagi pendonor, mulai dari membantu menjaga kesehatan hingga memberikan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan awal melalui pemeriksaan sebelum proses donor dilakukan.

 

Selain donor darah, khitanan massal menjadi agenda penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. 

 

Program ini mendapat sambutan antusias masyarakat karena memberikan akses pelayanan kesehatan bagi anak-anak sekaligus membantu meringankan beban biaya yang harus ditanggung orang tua.

 

Terlebih lagi, kegiatan semacam ini sangat berarti bagi keluarga prasejahtera yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan anak-anak mereka.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, berharap memasuki usia kedua, GBR Sriwijaya dapat terus berkembang menjadi organisasi kemasyarakatan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Menurutnya, peringatan hari jadi organisasi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, solidaritas, serta memperluas kepedulian sosial.

 

“Keberhasilan sebuah organisasi bukan hanya diukur dari besarnya nama dan banyaknya kegiatan seremonial, tetapi dari seberapa besar manfaat dan kontribusinya bagi masyarakat,” tegasnya.

 

Melalui kegiatan donor darah dan khitanan massal ini, GBR Sriwijaya diharapkan dapat terus memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra pemerintah dalam membantu menjawab kebutuhan masyarakat.

 

Semangat kebersamaan yang diharapkan tidak berhenti pada perayaan hari jadi, tetapi terus berlanjut melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.(Sp)