Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati yang ditanamkan di lingkungan pesantren merupakan bekal penting bagi santri dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membentuk generasi yang berintegritas, berkarakter kuat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Ia berharap semakin banyak santri di Provinsi Riau yang tampil menjadi bagian dari perubahan dan membawa kemajuan bagi masyarakat. Menurutnya, santri tidak cukup hanya merasa bangga menjadi bagian dari pesantren, tetapi juga harus mampu membuktikan perannya melalui karya, pengabdian, dan prestasi yang bermanfaat.
Syahrial Abdi juga mengingatkan agar para santri tetap menjaga sikap rendah hati, menghormati guru dan orang tua, serta menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman.
Ia menambahkan bahwa keluasan wawasan, kedalaman ilmu pengetahuan, dan banyaknya pengalaman seharusnya menjadikan seseorang semakin bijaksana dalam bersikap. Oleh karena itu, santri diharapkan tidak mudah menyalahkan orang lain, melainkan mampu mengedepankan sikap saling menghargai dan mencari solusi dalam menghadapi berbagai persoalan.
“Jika dalam wawasannya, luas pengetahuannya, kaya pengalamannya, pasti sedikit menyalahkan orang lain,” tuturnya.(Op)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan