Selama ini dukungan pondok pesantren sudah sangat banyak, salah satunya adalah memberikan banyak penghargaan, baik untuk para anak yatim, para tahfizul Quran, dan lainnya.

“Kami juga melalui Bagian Kesra telah membantu beberapa pondok pesantren untuk diberikan bantuan pembangunan. Jadi semoga bermanfaat, kalaupun sekarang kita hanya bisa memberikan tidak banyak, insya Allah ke depan kita lihat lagi ke anggaran yang ada,” katanya.

Bupati juga berpesan kepada para santri agar cerdas dalam bermedsos. “Di era digitalisasi yang sekarang tentu saja juga harus bisa memfilter dan bisa menggunakan media sosial dengan bijak. Karena memang di saat sekarang dengan adanya keterbukaan informasi, dengan adanya keterbukaan publik, maka di sini santri-santri juga harus dapat memfilter atas situasi yang ada,” katanya.

Gunakan media sosial dengan bijak, jangan menyebarkan berita bohong alias hoaks. “Tapi saya yakin santri-santri insya Allah akan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara dan tidak menyebarkan berita bohong,” tuturnya.

Turut hadir Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Sekretaris Daerah (Sekda) Zaldi Dhuhana, perwakilan unsur Forkopimda, para pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemkab Serang dan para organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Kabupaten Serang.(Red)