Farhan juga menyoroti sejumlah risiko lingkungan yang perlu diantisipasi, mulai dari polusi udara hingga potensi kebakaran pada tumpukan sampah di area terbuka.

Ia meminta BPBD berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk memperkuat langkah mitigasi, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem dan risiko bencana di tempat penumpukan sampah.

Penandatanganan Kerjasama Pemkot Bandung dan BINUS University Bandung

Peresmian RTH Pasirwangi turut dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Bandung dan BINUS University Bandung tentang penyelenggaraan Catur Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangan sumber daya manusia.

Direktur BINUS University Bandung, Johan Muliadi Kerta mengatakan, kerja sama dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

“BINUS bukan hanya memberikan pendidikan, tapi kami dan para civitas akademika juga ingin berkontribusi kepada masyarakat dan Kota Bandung pada umumnya,” ujar Johan.

Ia berharap kolaborasi melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia, inovasi, serta agenda pembangunan Kota Bandung yang berkelanjutan.

“Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat berkontribusi lebih luas dalam upaya pengurangan risiko bencana, peningkatan literasi masyarakat, pengembangan teknologi yang bermanfaat serta penciptaan lingkungan yang lebih aman, hijau, dan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang,” katanya.

Johan menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan menjadi landasan bagi program-program bersama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pengembangan RTH, peningkatan kesiapsiagaan warga, serta kerja sama dengan perguruan tinggi, Pemkot Bandung mendorong pengurangan risiko bencana melalui pencegahan, peningkatan kapasitas, dan keterlibatan berbagai pihak. (Fi)