“Untuk yang waktu dekatnya kita terpaksa di pengaturan manual dulu, menggunakan tenaga orang. Jam sibuk pagi sudah diatur oleh Bidang Dalop, nanti ada petugas di situ,” jelas Rasdian.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan. Persimpangan yang tidak dilengkapi traffic light membutuhkan pengawasan dan pengaturan agar arus kendaraan dari berbagai arah tetap terkendali.
“Sebetulnya tidak perlu lah diadakan seperti itu, karena ini untuk keselamatan,” ujarnya.
Rasdian juga menyoroti kondisi pada malam hari ketika traffic light tidak berfungsi. Tanpa perangkat pengatur lalu lintas, kendaraan yang datang dari berbagai arah berpotensi saling mendahului ketika memasuki persimpangan.
“Apalagi malam hari, khawatir kalau tidak ada traffic light. Yang dari utara, selatan, timur, barat nanti kalau tidak traffic light suka dulu-duluan,” katanya.
Karena itu, Dishub terus mempercepat proses perbaikan sembari memastikan pengaturan manual tetap berjalan di titik-titik terdampak. Petugas juga melakukan pemantauan untuk mengantisipasi gangguan terhadap kelancaran lalu lintas.
Rasdian menargetkan proses perbaikan dan perakitan dapat diselesaikan dalam waktu sepekan.(Fi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan