“Kita melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi jalan maupun perlengkapan lalu lintas yang ada. Hasil survei ini nantinya menjadi bahan koordinasi bersama instansi terkait untuk menentukan langkah tindak lanjut sesuai dengan kewenangan masing-masing,” kata Dasril.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan temuan di lapangan harus menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti bersama sesuai kewenangan masing-masing instansi.

“Setiap temuan di lapangan harus menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti secara bersama sesuai kewenangan masing-masing. Sinergi lintas instansi sangat penting untuk memastikan kondisi jalan, marka, rambu serta fasilitas keselamatan dapat berfungsi dengan baik dan memberikan perlindungan bagi masyarakat pengguna jalan,” ujar Jeki.

Menurut Jeki, fasilitas keselamatan di kawasan sekolah juga perlu mendapat perhatian. Pelajar merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang membutuhkan perlindungan dan fasilitas penyeberangan yang memadai.

Senada dengan itu, Anton dari BPJN Riau mengatakan hasil pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi bersama instansi terkait. 

Sejumlah temuan, mulai dari kondisi badan jalan, marka, rambu hingga fasilitas penyeberangan, akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.(Zt)