Penyaluran bantuan juga dilakukan di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang. Bantuan air bersih disalurkan ke wilayah RW 07, meliputi RT 01 dengan penerima manfaat sebanyak 95 kepala keluarga atau 240 jiwa dan RT 02 sebanyak 146 kepala keluarga atau 350 jiwa.

 

Di wilayah tersebut, sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten Bogor turut terlibat dalam pelaksanaan distribusi bantuan di lapangan.

Farid menegaskan, Dinsos Kabupaten Bogor bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami kesulitan air bersih serta menindaklanjuti kebutuhan masyarakat berdasarkan kondisi di lapangan.

 

“Kami menghimbau masyarakat dan jajaran di wilayah untuk terus berkoordinasi dan melaporkan apabila terdapat wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Pemerintah akan berupaya memberikan penanganan sesuai kebutuhan dan kondisi yang ada,” jelasnya.

 

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kemensos RI, Pemkab Bogor, pemerintah kecamatan dan desa, petugas lapangan, serta pihak lainnya menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kebutuhan air bersih masyarakat.

 

Dengan distribusi bantuan tersebut, Pemkab Bogor terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak krisis air bersih mendapat perhatian dan penanganan, terutama di tengah kondisi keterbatasan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.(Red)