“Jadi stok awal itu kita punya 123.700 pcs masker. Kemudian yang sudah kita distribusikan 102.400 pcs. Sedangkan buper stok tersedia saat ini tinggal 21.300 pcs,” jelas Zulkifli.

Lanjutnya, pendistribusian masker tersebut merupakan bagian dari langkah antisipasi pemerintah menghadapi dampak karhutla, khususnya terhadap kesehatan masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap.

“Kita tetap siapkan buffer stock. Distribusi dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Mengantisipasi permintaan kebutuhan masker, Dikses Riau pun kembali mengajukan permintaan bantuan sebanyak 850 masker ke pemerintah pusat. Yakni masker bedah 800 ribu pcs, kemudian masker N95 50 ribu pcs.

“Pusat awalnya sudah mendistribusikan 100 ribu pcs ke kita, sebelum kabut asap melanda Riau. Kemudian kita mengajukan lagi penambahan 10 ribu pcs, itukan sudah kita distribusikan. Dengan buper stock 21.300 pcs yang ada saat ini kita kembali mengajukan lagi ke pusat,” tutup Kadiskes Riau.(Zt)