Jakarta sebagai kota global membutuhkan aparatur yang profesional dan adaptif. Satpol PP dan Satlinmas harus terus memperkuat integritas, kedisiplinan, kemampuan komunikasi, serta pemanfaatan teknologi dalam menjalankan tugas.

“Kalau Saudara-saudara bisa melewati ini dan kemudian wajahnya lebih humanis, tetap tegas, tetap tertib, tetap berwibawa, saya yakin wajah Jakarta akan total berubah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Pramono mengajak seluruh jajaran terus memperkuat semangat “Jaga Jakarta” menuju Jakarta sebagai kota global yang aman, tertib, nyaman, dan humanis.

“Semangat Jaga Jakarta harus terus diperkuat menuju usia lima abad. Targetnya jelas, yakni Jakarta yang aman, tertib, nyaman, humanis, sekaligus mampu membangun kepercayaan warga, pelaku usaha, dan masyarakat internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menyampaikan rencana penyediaan markas komando (Mako) Satpol PP yang lebih representatif. Ia telah berdiskusi dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, untuk segera mempersiapkan perencanaannya.

“Kita akan meminta Kepala Satpol PP untuk merancang, mempersiapkan, dan merencanakan kantor yang lebih representatif. Walaupun dalam posisi efisiensi, tetap kita lakukan dengan jauh lebih efisien,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan penyelenggaraan Trantibumlinmas di Jakarta secara umum berjalan aman dan kondusif berkat sinergi seluruh jajaran hingga tingkat kelurahan serta keterlibatan masyarakat.

“Kami terus berbenah dan bertransformasi, salah satunya melalui gerakan 4S: Senyum, Salam, Sapa, dan Santun sebagai pedoman perilaku anggota dalam berinteraksi dengan masyarakat,” kata Satriadi.(Li)