Antusiasme masyarakat terlihat di sejumlah titik pelaksanaan, termasuk Kecamatan Astanaanyar. Warga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga yang dinilai lebih ringan dibandingkan harga di pasaran.
Salah seorang warga, Ani Maryani, mengaku terbantu dengan harga yang ditawarkan dalam bazar.
“Ya, murah, harganya terjangkau untuk masyarakat kecil seperti saya,” kata Ani.
Ia menilai perbedaan harga antara bazar dan pasar cukup terasa. Salah satu produk yang dibelinya, misalnya, dijual sekitar Rp12.000 per kilogram. Sementara itu, harga produk serupa di pasar menurutnya dapat mencapai sekitar Rp14.000 hingga Rp14.600 per kilogram.
Ani Maryati, juga memanfaatkan bazar untuk membeli beras sebagai persediaan kebutuhan rumah tangga.
“Lebih murah dan lebih meringankan beban masyarakat,” tuturnya.
Selain menyediakan kebutuhan pokok, pelaksanaan Basmut juga diramaikan oleh UMKM setempat serta sejumlah layanan administrasi bagi masyarakat, termasuk pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Roni mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pelaksanaan Basmut yang hadir di wilayah masing-masing.
“Kita berharap masyarakat memanfaatkan Bazar Murah Utama di 30 kecamatan. Kalau memang dibutuhkan, bisa langsung belanja dengan harga yang lebih murah daripada harga pasar,” pungkasnya.(Fi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan